Tuesday, May 21, 2013

Cerpen 'Galau'




Kisah ini merupakan kisah dari seorang laki-laki yang bernama Soleh. Soleh sangat mengagumi temannya yang bernama melody. Melody adalah sahabat nya soleh, persahabatan mereka sangat begitu dekat, seperti kakak dan adik, melody memang anak yang lumayan cantik, selain cantik dia juga pandai dan pintar, sebelumnya soleh tidak memiliki rasa pada melody, hanya ada rasa sayang seperti adik dan kakak, tapi tidak tau mengapa pada hari itu tiba-tiba soleh merasakan suatu perasaan yang aneh.
Ketika melody berjalan didepannya, tiba-tiba perasaannya berubah, detak jantungnnya berjalan begitu cepat, perasaannya yang serba salah, soleh menjadi salah tingkah. Soleh berusaha berpaling dari nya, tapi tidak tau mengapa mata dan hati nya seolah menuntun soleh untuk terus menatap melody, dan tiba-tiba perasaan soleh buyar  ketika melody menegurnya.
‘‘hei.. soleh ngapain kamu liatin aku terus’’ ledek melody pada soleh,
‘‘ti..ti..dak, aku tidak lihatin kamu, jawab soleh terbata-bata,
“kalau kamu sedang tidak melihat ku, lalu melihat siapa?’’ Tanya melody,
“Jangan ke gr an dulu, aku bukan lagi liatin kamu melody.., tapi liatin pohon disamping kamu” jawab soleh dengan sedikit gugup,
“ha..ha..ha.., soleh.. soleh.., ada-ada saja kamu ini” jawab melody sambil tertawa dan pergi meninggalkan soleh.
“melody, apakah kamu tidak tau apa yang aku rasakan sekarang”, seru soleh di dalam hatinya.
          Semakin hari perasaan soleh semakin kuat, dia sering tersenyum dan gembira sendiri ketika melihat melody, baik itu melihat secara langsung atau pun hanya melihat foto nya saja. Dia baru sadar bahwa ini adalah bukan perasaan seorang sahabat ataupun perasaan adik dan kakak,melainkan perasaan cinta yang begitu dalam. Hari demi hari soleh lewati, tapi soleh belum juga berani mengungkapkan perasaannya terhadap melody. Rasa takut mulai menghantui soleh, ia takut melody akan diambil oleh orang lain, karena ia terlalu lama mengulur waktu untuk mengungkapkan perasaan nya pada melody,  atau pun melody menolak cintanya dan memutuskan tidak mau lagi menjadi sahabatnya.
Rasa takut yang teramat dalam soleh rasakan, dikala soleh sadar bahwa waktu yang ada dihadapannya kini tidak memungkinkan soleh untuk mengutarakan isi hatinya pada melody yang dia sayangi. Waktu yang berjalan sekarang ini, ingin rasanya soleh pending untuk sementara waktu, agar ada waktu baginya untuk bertemu dan berterus terang pada melody.
Desember semakin dekat, semakin kuat rasa takut yang soleh rasakan. Soleh menyayanginya, itu sebabnya soleh takut kehilangannya dan berpisah darinya.
Pertemuan antara soleh dan melody telah terjadi, namun tak ada kata-kata yang mampu keluar dari bibir soleh. Entah kemana larinya keberanian yang semula soleh rasakan ingin berterus terang padanya, hilang begitu saja. Kebisuan yang sedikit menghayutkan perasaan mereka masing masing saat itu,disadarkan kembali oleh dinginnya udara.
Satu hal yang ingin soleh ketahui saat ini adalah adakah rasa yang sama dia rasakan padanya?. Rasa ingin tau soleh tentang perasaan melody pada nya, cukup untuk membuat tenang hati soleh, meskipun itu nantinya sudah terlambat bagi soleh.
Tiada kata penyesalan di akhir nanti. Soleh harus siap mengatasi segala sesuatu yang akan terjadi nantinya dikala soleh berterus terang padanya, yang pasti kejujuran merupakan hal utama bagi soleh, hal ini mengingatkan nya akan perkataan yang mengatakan “kejujuran merupakan hal yang harus diutarakan,meskipun tidak selamanya kejujuran itu sedap untuk didengarkan.

Karya. Wiwin (WIS)

No comments:

Post a Comment